ai-technology22 Mei 20263 min read

Kadang, pekerjaan yang tidak langsung terlihat siapa pun justru pekerjaan yang paling Anda banggakan.

Beberapa minggu terakhir, secara internal kami menata Azure deployment framework kami — satu fondasi bersama untuk para konsultan di Belanda dan para developer di Jakarta, sepenuhnya melalui Infrastructure as Code.

Oleh Anthony Raaijmakers

Kadang, pekerjaan yang tidak langsung terlihat siapa pun justru pekerjaan yang paling Anda banggakan.

Beberapa minggu terakhir, secara internal kami menata Azure deployment framework kami, dibangun mengikuti best practice dari Microsoft. Tujuannya jelas: menciptakan satu fondasi bersama tempat baik para konsultan kami di Belanda maupun para developer kami di Jakarta dapat bekerja dari basis yang sama. Ini kami lakukan sepenuhnya melalui Infrastructure as Code, dan saat ini kami memperluasnya lebih jauh dengan Enterprise Policy as Code untuk mengelola kebijakan pada skala besar secara otomatis.

Framework ini menjadi dasar bagi dua pilar penting: infrastruktur yang kami siapkan untuk pelanggan kami dan lingkungan tempat kami menjalankan aplikasi kami sendiri. Dengan begitu kami memastikan bahwa semua yang kami bangun berdiri di atas fondasi yang solid dan dapat dikelola.

Langkah berikutnya adalah menggelarnya secara berulang dan andal di pelanggan. Bukan sebagai model teoretis, melainkan sebagai sesuatu yang kami gunakan sendiri setiap hari dan kami pahami sampai ke detailnya.

Sebab membangun aplikasi yang baik adalah satu hal. Memastikan bahwa dua tahun lagi aplikasi itu masih dapat diskalakan, aman, dan dapat dipelihara — di situlah letak keahlian yang sebenarnya. 🛠️